Tech Tips n TricksTechnology InfoTips n Trick

Tips Rakit dan Pemakaian Agar PC Lebih Irit Listrik

Kami sudah membuat artikel mengenai rekomendasi komponen rakit PC irit listrik. Kami mendapat feedback bahwa yang kami buat tidak lengkap karena alasan kompabilitas dan sebagainya. Nah, pada artikel ini kami akan menjawab mengapa kami membuat artikel mengenai komponen rakit PC irit listrik tersebut hanya berfokus kepada komponen utamanya. Untuk kal iini kami membahas tips rakit dan pemakaiannya agar PC lebih irit listrik.

Kami mengetahui bahwa artikel sebelumnya tidak memasukan perihal lain seperti Fan atau pun Case, karena memang komponen itu tidak terlalu berpengaruh besar kepada total pemakaian listrik. Keduanya pengaruhnya kecil karena memang hanya menggunakan listirk yang kecil tapi jika banyak akan terasa juga borosnya.

Nah kita akan membahas tips rakit PC untuk menjawab kekurangan pada artikel rekomendasi mengenai komponen rakit PC yang irit listrik. Ada dua topik utama yaitu, tips rakit dan tips pemakaian.

Tips Rakit Agar PC Desktop Lebih Irit Listrik

1. Jangan Menggunakan Banyak Case Fan Apalagi Fan RGB.

Tips rakit PC agar lebih irit listrik yang pertama adalah hindari menggunakan banyak Casing Fan. Casing Fan yang 12 Volt bisa menggunakan 3 sampai 4 Watt per Fan. Jika kamu memasang sekitar 6 Fan saja, kamu sudah menggunakan 18-24 Watt hanya untuk Fan. Lumayan juga kan ya?

Lalu, hindari penggunakan Fan yang mempunyai LED atau RGB. RGB akan meningkatkan konsumsi listrik dari 0.5 Watt hingga 2 Watt per Fan.

Maka jika mengikuti tips no 1, kalian bisa menghemat 10 hingga 24 Watt.

2. Jangan Menggunakan Komponen dan Aksesoris dengan RGB atau LED Lightning

Yang kedua adalah hindari komponen yang mempunyai fitur RGB, misalkan seperti Motherboard yang ada RGB Lightning seperti Gigabyte Aorus, Asus ROG atau Asrock Steel Legend atau RAM dan SSD yang menggunakan RGB. Memang sih RGB LED mungkin ga tembus sampe 3 Watt ke atas. Misalkan, RGB Strips hanya menggunakan 0.5-2 Watt saja. Cuman kan lumayan untuk mengurangi konsumsi listrik.

Selanjutnya, gunakan lah aksesoris tanpa LED. Misalkan Mouse/Keyboard yang tanpa LED/RGB. Banyak aksesoris gaming yang tidak menggunakan RGB. Lalu, gunakan Mousepad kain daripada Mousepad RGB dan Speaker dan Headset biasa tanpa RGB. Dimatikan juga jika idle atau tidak digunakan.

Jadi, mengurangi penggunakaan listrik walaupun hanya 0.5 Watt sudah terhitung Go Green!

3. Gunakan Case yang Airflownya Bagus. Jika Ada RGB, Jangan Dipasang!

Gunakan PC Case yang mempunyai Airflow yang bagus. Misalkan memang tetap ingin memasang Fan, maka cari Case yang tidak mempunyai banyak liku-liku di dalamnya. Lalu, cari konfigurasi Case Fan yang baik dan pas untuk komponen mu.

Misalkan pada Case PC murah seperti Cube Gaming Lich, yang Mid-range seperti Prime N – [K] atau yang mahal seperti Coolermaster H500M. Jika Case-case itu ada RGBnya, tidak perlu dipasang ke PSU atau Motherboard mu.

4. Usahakan Gunakan CPU Maksimal 65Watt TDP, dan GPU Tanpa Menggunakan Power Pin (Bukan Entry Level GPU)

CPU dengan 65 Watt TDP biasanya bisa melayani mu dengan perfoma yang cukup untuk gaming dan produktif. Biasanya pada TDP 65 Watt ada yang 4 Core hingga 8 Core dan range kecepatan dari 3.3 sampai 4.0 Ghz. Kami mempunyai rekomendasi komponen rakit PC irit listrik dan bisa dicek CPU yang kami maksudkan secara spesifik.

Lalu, gunakan GPU tanpa Power Pin. Misalkan seperti GTX 1650 karena GPU yang “lumayan” tanpa Pin hanya menggunakan 75 Watt saja. Dan GPU ini bisa digunakan untuk bermain game High 1080p dengan “target” 60 FPS.

Bisa saja memilih entry level komponen seperti Athlon 3000G atau GT 1030. Tapi komponen entry level hanya untuk pekerjaan ringan. Untuk Produktif sedang apalagi gaming, minimal adalah 65 Watt. Cuman ya komponen entry level lebih irit listrik.

5. Usahakan Menggunakan Heatsink Air Cooling yang TDPnya Diatas 150Watt (untuk CPU 65watt) untuk Menghindari Pemakaian Tambahan Fan

Heatsink Air Cooler yang besar seperti Noctua ND-D15 atau Be Quite Dark Rock Pro 4 bisa mendinginkan CPU kalian yang TDPnya hanya 65 Watt tanpa harus menggunakan kipas bawaannya. Heatsink yang besar bisa menjinakan tanpa beban kerja Coolingnya berlebih karena banyak “Surface Area” untuk membuang panas ke udara.

Cooling ini biasanya digunakan untuk processor dengan TDP tinggi misalkan 150 Watt ke atas. Tapi karena CPU hanya 65 Watt maksimal, maka secara logika CPU bisa dingin tanpa pasang Fan tambahan. Kekurangan dari Heatsink Air Cooling ini adalah harganya yang tergolong mahal.

6. Gunakan SSD

Gunakan Solid State Drive atau SSD untuk tempat penyimpanan mu yang di gunakan setiap hari seperti OS dan program yang sedang digunakan secara aktif. SSD hanya mengonsumsi listrik dari 0.05 Watt hingga 2 Watt. Paling rakus SSD hanya menggunakan 4 Watt saja. Sedangkan HDD atau Mechanical Hard Drive bisa tembus 10 Watt apalagi yang RPMnya tinggi.

HDD digunakan jika kamu ingin menyimpan data yang lain waktu digunakan. Kalian bisa menggunakan SATA To USB atau HDD Docking. Jadi bisa lepas pasang dari PC.

7. Gunakan Power Supply yang Berkualitas. Terdapat Sertifikat 80+ (Rekomendasi: Gold ke Titanium) dan Kapasitas Sesuai dengan Kebutuhan PC

Yang ke-7 gunakan Power Supply yang berkualitas. Kalian harus memilih PSU berkualitas dari brand terkenal seperti Corsair, Seasonic dll, karena brand terkenal mempunyai build quality terbaik.

Lalu pilih yang mempunyai sertifikat 80+ Effeciency. PSU itu menarik listrik “tambahan” dibanding yang digunakan PC. Maka jika effeciencynya tinggi misalkan 80+ Gold sampe Titanium, maka lebih sedikit listrik “tambahan” yang ditarik dari colokan. Untuk kasus untuk 80+ Titanium bahkan bisa mencapai effeciency 94%.

Lalu terakhir adalah sesuaikan kapasitas PSU mu dengan kebutuhan PC mu. Jika PC mu hanya 250 Watt, maka gunakan PSU berkapasitas 400Watt. Karena jika ketinggian misalkan 1000 Watt PSU untuk 250 Watt PC, maka PSU itu akan kehilangan efisiensinya pada pemakaian di bawah 10% load.

Kami telah menulis artikel, “Tips Memilih Power Supply untuk Gaming“, untuk informasi lebih lengkap mengenai Power Supply.

Tips Memilih Power Supply Untuk Rakit PC Gaming

Tips Penggunaan Agar PC Desktop/Laptop Lebih Irit Listrik

1. Setting Power Setting ke Balanced, Jika Idle Menggunakan Power Safer

Tips pemakaian agar PC lebih irit listrik yang pertama adalah Setting “Power Setting” ke “Balanced” dan “Power Safer” ke “Idle”. Caranya tinggal cari “Choose Power plan” di Start Menu. Untuk laptop klik kanan pada “Battery”, lalu pilih “Balanced” atau “Power Safer”.

CPU dengan setting “High Perfomance” biasanya akan meningkatkan kecepatan hingga ke “Boost Clock” setiap saat. Dengan “Balanced”, CPU sewaktu-waktu turun ke “Base Speed” dan “Boost Clock” lagi jika perlu. “Power Safer” biasanya CPU akan menurunkan “Clock Speed” hingga paling rendah. Sangat membantu meringankan konsumsi listrik jika PC tidak digunakan.

2. Setting Power Management Mode ke Optimal Power (Nvidia Control Panel), Nyalakan Power Saving Jika Perlu (AMD Catalyst Control Panel)

Seperti di judul, maksudnya adalah membuat GPU kalian tidak perlu “Boosting Clock” speednya setiap saat. Jadi jika tidak digunakan, maka turunkan ke “Clock Speed” terendah.

Untuk Nvidia kalian tinggal klik kanan di dekstop –> “Nvidia Control Panel” –> Cari “Power Management Mode” –> Pilih “Optimal Power”. (Secara default, sudah “Optimal Power”).

Untuk AMD kalian buka “AMD Catalyst Control Panel” lalu pilih “Power”, dan pilih “Power Safe Mode”. (Perhatian: Jarang settingan ini bagi pengguna PC, AMD telah mesetting “Power Option”nya ke “Optimal”).

3. Undervolting CPU,GPU dan RAM bagi PC yang Mid-High End (Tidak Terlalu Direkomendasikan Bagi Awam)

Disini maskudnya menurunkan Voltase dari CPU, GPU dan RAM kalian. Biasanya High-end sudah mempunyai perfoma yang bagus dengan Voltase yang standar, maka turunin Voltasenya untuk membatasi perfoma dan konsumsi listrik si komponen.

Kalian bisa menggunakan software Overclock dari manufaktur misalkan EVGA Precision XOC bagi pengguna Graphics Card EVGAatau menggunakan MSI Afterburner untuk GPU. Lalu CPU seperti Ryzen Master bagi pengguna Ryzen CPU.

Kalian juga bisa menggunakan OC Advance di Bios untuk undervolting CPU dan RAM.

Kami tidak merekomendasikan bagi awam karena bisa mengganggu kestabilan kelistrikan sistem.

4. Gunakan Fan Curved atau Nyalakan Silent Mode pada GPU/CPU Cooler. Matikan LED yang Terdapat Pada Komponen (Jika Software Support)

Kalian bisa menggunakan Fan Curved atau Fan mode di Bios. Biasanya terdapat 4 mode yaitu “Silent”, “Normal”, “Perfomance” dan “Full”. Pilih “Silent” untuk melambatkan Fan agar konsumsi listrik kecil.

Jika software support, kalian bisa mematikan Fan GPU dan CPU.

Terakhir adalah matikan LED RGB bagi GPU dan Fan yang mempunyai fitur LED RGB.

5. Jika Gaming, Turunin Setting Ke Medium, Resolusi minimal 720p dan Kalau Perlu 30FPS.

Ini mungkin tidak mengenakan, tapi menurunkan settingan ke “lumayan” seperti Medium Setting, atau 720p meringakan beban kerja CPU/GPU dan alhasil konsumsi listrik menjadi sedikit.

Apalagi jika kalian mengunci FPS game ke “playable” 30 FPS. GPU jauh lebih ringan kerjanya dan konsumsi listrik seadanya.

Kami menguji game Farcry 5 di Nvidia RTX 2060. Untuk 1080p Ultra 60FPS menggunakan konsumsi ke GPU sekitar 100 Watt. Saat kami set Medium, 720p dan 60 FPS hanya mengkonsumsi 38 Watt Saja. Untuk lock 30FPS hanya mengkonsumsi 32 Watt.

6. Jangan Gunakan Refresh Rate tinggi (+60FPS) dan Matikan HDR (Pada Beberapa Kasus, HDR Berpengaruh)

Kalian bisa turunkan Refresh Rate kalian di “Display Setting” –> lalu klik “Advanced Desplay Setting” –> lalu klik “Display Adapter Properties for Diplay” # dan pilih “Tab Monitor”. Lalu di “Screen Refresh Rate” pilih ke 60 FPS.

Untuk mematikan HDR bagi yang support Monitornya tinggal klik “Setting” –> “System” –> “Display” –> “Windows HD Color Setting” dan matikan HDR.

7. Kurangi Pemakaian USB, Gunakan Aksesoris dan Tambahan Storage (HDD Ext atau Flashdisk) seperlunya.

Ya sudah disinggung bahwa gunakan aksesoris tanpa LED Lightning. Misalkan, Keyboard dan Mouse tanpa LED lalu Mousepad kain biasa. Kalian sudah mengurangi konsumsi listrik. Lalu, gunakan External Storage seperlunya jika memang digunakan. Kalau sudah tidak digunakan, langsung cabut dari USB.

Itu dia tips rakit dan pemakaian agar PC lebih irit listrik.

Semoga membantu kalian agar biaya listrik dirumah tidak membengkak.

Baca Juga:

Spesifikasi Rakit PC Gaming Irit Listrik Tahun 2020.

Ref: techpowerup, CPU monkey, LTT

Rekomendasi dari kami

Leave a Reply

Your email address will not be published.

two × four =

Back to top button

Adblock Detected

Tolong matikan Adblock untuk mensupport kami