Gaming InfoPC TechTech Tips n TricksTips n Trick

Tips Memilih Power Supply Untuk Rakit PC Gaming

Jangan Pelit Sama Power Supply!

Power Supply merupakan salah satu komponen Komputer yang kadang dipandang sebelah mata oleh para Builder Newbie. Power Supply memang tidak berkontribusi dalam meningkatkan FPS Game kamu tetapi malah Power Supply ini adalah Komponen yang paling penting pada saat Rakit PC. berikut adalah Tips Memilih Power Supply Untuk Rakit PC Gaming

Power Supply itu bagaikan Jantung pada Komputer, Power Supply yang bertugas men-supply Listrik untuk memberik tenaga kepada komponen PC kalian seperti Otak komputer alias CPU, GPU, RAM, Motherboard dan lain sebagainya. halnya seperti organ jantung jika power supply ini Gagal atau rusak, maka bisa mengakibatkan komputer menjadi mati mendadak atau bahkan bisa merusak komponen lain.

Kegagalan pada Power Supply ini meliputi Kurangnya Supply listrik, Kestabilan supply listrik, mati secara tiba tiba, Lonjakan listrik yang merusak komponen lain bahkan meledak. menggunakan power Supply yang tidak berkualitas bisa mengakibatkan keluarnya percikan api dan pada kasus parah bisa mengakibatkan kebakaran rumah.

Karena power supply ini merupakan komponen yang sangat penting dan krusial, untuk menghindari hal hal yang sudah disebutkan maka kami mempunyai Tips memilih Power Supply untuk Rakit PC

TIPS UTAMA

1. Sesuaikan Watt power Supply dengan Kebutuhan PC Mu

Mengawali Tips Memilih Power Supply, Pertama adalah Kamu harus mencari tau terlebih dahulu kira kira berapa Watt yang dibutuhkan Komponen PC mu. kamu bisa menghitung Komponen PC mu pada Website Power Supply Calculator dari beberapa Manufaktur seperti Calculator Power Supply Cooler Master, Be Quite!, Seasonic dan sebagainya,Di google banyak sekali yang menyediakan calculator seperti itu

Setelah itu kamu sesuaikan Hasil calculator dengan Power Supply yang ingin kamu beli. Minimal terdapat Celah 50-150 Watt dari Kebutuhan PC dengan Kapasitas Power Supply. Jika Calculator menunjukkan di 400 Watt, maka untuk optimalnya kamu harus membeli Power supply dengan kapasitas 550 Watt. biasanya hasil dari calculator akan menunjukkan rekomendasi Kapasitas Power Supply yang dibutuhkan.

Jika Kapastias Power Supply berlebih, maka tidak efesien.

Untuk Kapasitas Power Supply harus se Optimal mungkin. jangan kurang maupun terlalu berlebih, misalkan kebutuhan mu hanya 400 Watt tapi beli sampai 1000 Watt. Jika demikian maka power supply mu tidak akan effesien. kenapa?

Power supply akan menarik listrik lebih banyak dari Colokan dibanding yang dibutuhkan, semakin dikit power supply menarik “Tambahan” listrik tersebut maka semakin Efesien. Karena PSU 1000 Watt itu kapastias besar sekali, maka jika PC mu sedang tidak mengambil banyak listrik, maka Tidak akan efesien karena PC menarik kurang dari 10% Kapastias PSU dan PSU tetap menarik “Listrik tambahan” tersebut dan mengurangi efesiensi. Efesiensi akan dibahas lebih lanjut pada Sub Judul “Efficieny Rating 80+”

Perhatikan Spesifikasi Wattage PSU

Baca baik baik apa pada Box ataupun Manual PSU. Perhatikan “Fitur” yang di tulis oleh manufaktur. Jika kamu melihat tulisan:

“Continuous Wattage”

Maka Kamu boleh mengambilnya.  Jika PSU bertuliskan:

“Continuous Wattage dan Peak Wattage”

Silahkan ambil PSU Tersebut. nah jika PSU bertuliskan:

“Peak Wattage”

Maka Jangan ambil!, Jika PSU hanya bertuliskan Peak Wattage saja, maka tidak jelas Standar maksud dari “Puncak Wattage”, misalkan 550 Watt, oke lah PSU bisa mensupply 550Watt, tapi berapa lama PSU bisa men supply 550 Watt? 5 menit kah? 10 menit kah? atau berjam jam terus Meledak?

Maka Perhatikan, Harus terdapat tulisan “Continous Wattage”

2. Perhatikan sertifikat Rating Effciency 80+

Lalu kedua Perhatikan PSU tersebut mempunyai Rating Effeciency 80+. Terdapat 6 Rating 80+, Yaitu 80+ White, 80+ Bronze, 80+ SIlver, 80+ Gold, 80+ Platinum dan 80+ Titanium.

Semakin tinggi Rating Effeciency, Maka Efesiensi Power Suppy semakin tinggi maka semakin Irit. Jadi Dari 10-20%-50% hingga 100% load harus mempunyai Effecien Minimal 80%. Disinggung Kembali bahwa Power Suppy, menarik Listrik lebih banyak dari Colokan dibanding listrik yang diperlukan PC. jadi Jika Effeciency 80%, maka ada Power Supply menarik “Listrik Tambahan” hanya sebsar 20% dari Load tersebut.

Ref: Outervision

Semakin besar Rating Effeciency, misalkan Gold atau Platinum, maka Listrik tambahan yang ditarik semakin kecil, dampaknya PC mu menjadi lebih irit listrik. karena Efesiensi Rating Gold hingga Titanium bisa menapai 96% Effeciency.

Lalu Faktor lain kenapa kamu harus perhatikan Sertifiktas 80+ adalah Build Quality. Karena PSU harus Effesien, maka manufaktur PSU membuat  unit dengan Sertifikat harus membangun PSU tersebut dengan komponen yang berkualitas untuk mencapai sertifikat tersebut. Maka Biasanya Jika PSU yang merek tidak terlalu terkenal tersebut terdapat Sertifikat dan Terdaftar pada website Plugloadsolution. Maka kamu bisa mempetimbangkan PSU itu dengan budget mu.

3. Perhatikan Brand atau Merek PSU

Lalu ketiga adalah Merek dari PSU. Usahakan memilih Power Supply dari Brand Terkenal dan terbukti berkualitas seperti Corsair, Seasonic, Super Flower, Cooler Master, Antec dan lain lain. Brand Terkenal dan sudah terbuktin berkualitas sudah pasti akan membaut Power Supply yang bagus untuk menjaga Nama brand mereka.

Walaupun memang PSU yang bermerek pasti lebih mahal, tapi keamanan dan build quality mereka bisa di percaya. misalkan Capacitor yang mereka pakai menggunakan Capacitor Jepang yang bisa bertahan dari 84 sampai 103 Derajat. lalu pemasangan Kabel ke PCB dan sebagainya.

4. Perhatikan Review di Internet.

Terakhir untuk Tips Utama adalah Perhatikan Review PSU!, Pilih PSU yang sudah di Review dan mendapatkan “,aterai Persetujuan” di Situs Review Power Supply terkenal seperti Johhnyguru, Kit Guru dan lain sebagainya.

Memang jika membeli Hardware seperti hoki hokian, tapi sangat jarang sekali power supply yang telah mendapatkan kepercayaan dari situs tersebut akan Gagal seperti PSU Murahan. begitupun sebaliknya jika Reviewer memberi Nilai Jelek kepada PSU murahan, maka PSU tersebut akan lebih banyak bermasalah.Jadi kamu bisa melihat Build Quality dan Opini mereka pada saat membeli PSU yang diiinginkan

Sumber: Linus Tech Tips Forum

Selain melihat Review, Kalian juga bisa melihat list Tingkatan kualitas Power Supply yang direkomendasi dari komunitas Forum PC Enthusiast seperti Linus Tech Tips, Toms Hardware dan sebagainya. List ini disebut Power Supply Tier List.

Biasanya mereka akan me list semua Power Supply yang mereka tau dari masukan para User untuk menilai PSU tersebut. Jika PSU tersebut berbahaya maka akan ditaruh pada Tier E-F. jika PSU bisa dipasang pada Low-End System maka di C-D. untuk mid End di Tier A-B dan untuk high-end System di tier S-A.

BACA JUGA

TIPS Optional

5. Jangan Beli Power Supply Bekas!, Harus BARU!

Kita tidak tahu bagaimana pemakaian si pengguna sebelum kita beli. Apakan Listrik rumah mereka Stabil, Apakah Grounding, apakah PSU pernah kesamber petir dan sebagainya kita tidak tau. Walaupun PSU bekas tersebut masih mempunyai Garansi, tapi ga mau kan tiba tiba PSU itu meledak karena sebelumnya pernah kesamber petir di User sebelumnya?

Maka Kami sangat sarankan untuk membeli power supply Baru!

6. Semakin Mahal Harga Power Supply Maka Semakin Worth it!

kami singgung bahwa PSU dengan Brand Berkualitas ditambah dengan Sertifikat tertinggi maka semakin bagus. Karena sudah pasti Build Quality dan Komponenya itu kuat, Tidak murahan, bertahan Lama, dan sudah pasti berkualitas. Jika Berkualitas maka Komponen mu dijamin Aman.  Otomatis Harga PSU menjadi lebih mahal. maka datri itu lah Kami menyebutkan bahwa Semakin mahal Power Supply, Maka Semakin Worth it!

7. Non Modular, Semi-Modular, Full Modular. Boleh Pilih Salah Satu

Lalu Di Power Supply terdapat 3 Macam jenis yaiitu Non Modular, Semi Modular dan Modular. Kalian boleh pilih salah satu dan tidak ada pengaruh ke perfoma dan kualitas di Power Supply. jadi perbedaanya dimana?

Well, Perbedaanya hanya pada Cabel Management Saja. Non Modular berati kabel di Solder ke PSU, kalian tidak bisa mengganti kabel .Lalu kabel yang tidak digunakan tetap harus disimpan di case. Semi modular berati hanya beberapa cabel yang di solder ke PSU, biasanya Motherboard dan CPU, selain itu Kabel bisa Di lepas dan diganti. Untuk Full Modular, kabel tidak ada yang langsung di solder ke PSU. kalian bisa mengganti kabel, menyimpan kabel yang tidak digunakan dan Cable management menjadi lebih mudah.

Power Supply Non Modular, Semi modular, Full Modular.

Kesimpulan.

Jadi, itu dia Tips Memilih Power Supply. Walaupun Power Supply tidak berkontribusi langsung pada Perfoma Game mu, sebagai jantung Komputer dia harus diperhatikan lebih dibanding Komponen lain. PSU ini lah yang menentukan Hidup atau Matinya sebuah Komputer. Perhatikan Wattage, Setifikitas Efesiensi 80+, Brand PSU,Review dan jangan Beli Bekas!.

Semakin Mahal PSU, Semakin Worth it. Karena PSU mahal lebih efesien dan menjaga komponen mu dari kerusakan, maka yang UANG mu bisa lebih terjaga karena tidak perlu bayar listirk banyak (efesien) dan ga perlu gonta ganti komponen dalam waktu Dekat (Aman)

Jadi Jangan Pelit Pelit sam Power Supply!

 

Tags

Rekomendasi dari kami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 − 16 =

Back to top button
Close

Adblock Detected

Tolong matikan Adblock untuk mensupport kami