Tech Tips n TricksTips n Trick

Sebelum Beli, Perhatikan Cara Memilih SSD yang Benar!

Solid State Drive Atau SSD merupakan barang wajib bagi pengguna Komputer didunia. SSD menawarkan perfoma yang lebih cepat, lebih durable dan lebih responsif. HDD untuk zaman sekarang hanya digunakan sebagai penyimpanan data sedangkan untuk penggunaan sehari-hari, kalian butuh SSD. Nah, berikut tips untuk memilih SSD yang benar!

SSD pada umumnya jauh lebih cepat dibandingkan HDD. Minimal SSD mempunyai kecepatan Sequential Speed Write/Speed di 450MB/S sedangkan HDD hanya maksimal 150MB/S. Dari booting Windows, loading program/game dan copy file jauh lebih ngebut.

Tapi sequential speed tidak hanya satu-satunya standar bagi SSD. Ada beberapa unsur lain di SSD yang harus kamu perhatikan, karena jika salah membeli SSD terkadang kamu akan mendapatkan perfoma SSD yang lebih buruk dibanding perfoma HDD loh!. Dan bentuk dari SSD tidak selalu sama, mempunyai beberapa connector, mempunyai chip DRAM dan sebagainya. Nah loh jadi kita harus bagaimana? Kami sudah rangkum tipsnya di bawah ini!

Berikut adalah cara memilih SSD yang benar.

Perhatikan Bentuk dan Interface SSD (2.5 Inch SATA, SATA M.2 B+M Key, NVME M.2 M Key)

Awal dari tips cara memilih SSD, pertama yang harus diperhatikan adalah bentuk dan interface SSD. Bentuk SSD ada bermacam-macam, ada yang di letakkan pada Drive Bay yang biasanya menggunakan 2.5 Inch SATA Drive, lalu SSD yang diletakkan pada PCI-Express di motherboard dalam Bentuk M.2.

DI M.2 sendiri juga terdapat macam interface, yaitu M.2 SATA yang menggunakan B+M Key dan juga M.2 NVME yang menggunakan M Key saja.

Kalian Harus Memperhatikan Hal Ini Sebelum Membeli!!!

  • Slot yang tersedia pada motherboard atau Laptop (contohnya Slot M.2 dan Slot SATA)
  • Lalu perhatikan spek interface dari slot tersebut khususnya untuk M.2, Ada 2 yaitu SATA M.2 dan NVME M.2 (Biasanya di beberapa motherboard di tandai dengan tulisan “ULTRA SPEED”)

Perlu diperhatikan, slot M.2 SATA tidak bisa dipake untuk SSD NVME, karena SATA hanya terbatas pada kecepatan 550MB/s dan Komunikasi antara NVME dan SATA berbeda. Sedangkan slot NVME M.2 bisa digunakan untuk SSD SATA M.2

Perhatikan Jenis SSD (SATA atau NVME)

Jenis SSD ada 2 Macam, Yaitu SATA SSD dan NVME SSD. Apa Perbedaanya?

SATA SSD hanya Terbatas di kecepatan SATA III 550MB/s Write and Read. Sedangkan untuk NVME SSD menggunakan kecepatan PCI-Express yang mempunyai kecepatan hingga 32GB/s (Gen 4 16x). Biasanya NVME menggunakan kecepatan PCI-Express 4x maksimal 4GB/s. (gen 4)

SATA SSD jauh lebih murah dibanding NVME SSD dan banyak digunakan oleh pengguna PC sebagai penyimpanan data sementara dan untuk game library. Walaupun SATA SSD hanya terbatas di 550MB/s, pengguna kasual atau cuman untuk gaming saja bisa mendapatkan kecepatan loading yang cepat.

Cara Memilih SSD

NVME SSD mempunyai harga yang lebih mahal. Harga bisa 2-4x dari SATA untuk NVME. NVME mempunyai keutamaan pada kecepatannya. Kecepatan NVME bisa mencapai 4GB/s (PCIE Gen 4 4x Speed). NVME biasanya digunakan sebagai boot drive atau pekerjaan yang membutuhkan transer file yang cepat.

Rekomendasi kami adalah gunakan NVME SSD dengan ukuran yang lebih kecil (256GB – 500GB) sebagai boot drive dan SATA dengan ukuran sedang hingga besar (500GB – 2TB)  SATA SSD untuk game library dan pekerjaan lainnya. Untuk saat ini loading speed untuk game antara NVME dan SATA tidak terlalu berbeda secara signifikan.

Tetapkan Kebutuhan Target Sequential Read/Write dan Kapasitas

Jika berbicara harga, SSD sebagai komponen yang lumayan mahal harus ditetapkan target sequential dan kapasitasnya.

Jika kalian hanya menggunakan SSD sebagai boot drive atau OS Drive, maka NVME dengan sequential diantara 1000MB/s – 1500MB/s dengan kapasitas paling rendah 256GB sudah sangat cukup.

Jika kalian menggunakan SSD untuk game library agar loading game lebih cepat dan menggunakan SSD sebagai cache untuk pekerjaan photo/video editing. Maka SATA SSD dengan kecepatan 550MB/s sudah sangat cukup. SATA SSD 1TB lebih terjangkau diharga 900 Ribu hingga 1.2 Jutaan. Ingat! Loading game antara SATA SSD dan NVME SSD tidak terlalu signifikan berbeda.

Jika kalian menggunakan SSD untuk transfer file yang sering misalkan pekerjaan yang menggerakan data dari satu server ke server lainnya, atau menggunakan SSD untuk pekerjaan video editing yang Berat, maka NVME SSD dengan kecepatan diatas 2000MB/s dan kapasitas 1TB+ sangat disarankan

BACA JUGA

SSD Harus Mempunyai DRAM Cache

Disini para awam PC akan sering “keseleo” saat beli SSD. Mungkin banyak orang yang menyarankan “mending beli SSD murah” padahal belum tau bahwa SSD murah terkadang tidak punya DRAM Cache

Singkatnya, DRAM Cache adalah chip RAM pada SSD yang membantu SSD untuk mencari letak data yang disimpan pada NAND Flash. Tujuannya mempercepat perfoma SSD hingga maksimal. SSD akan membuat “peta data” yang berisi letak masing-masing data yang disimpan pada NAND Flash. Peta tersebut disimpan pada DRAM Cache

Pada beberapa kasus; SSD murahan yang tidak mempunyai DRAM CACHE biasanya mempunyai Random Read/Write yang akan lebih lemot dibanding HDD. Hal ini akan memperlambat kerjamu dalam mencari data pada SSDmu, bahkan pada kasus lebih buruknya bisa memperlambat loading Windows dan game mu.

Untuk mengetahui apakah SSD yang kamu beli itu punya DRAM Cache, selalu liat review atau “daleman” dari SSD di internet. Jika SSD mempunyai chip seperti berikut ini:

Cara Memilih SSD

Maka SSD tersebut punya DRAM Cache, ukuran dari DRAM akan disesuaikan dengan kapasitas SSD itu sendiri, jadi tidak perlu sampe mencari ukuran besar dari DRAM Cache.

Yang enggak mau ribet mencari apakah SSD tersebut punya DRAM Cache atau tidak, kamu lebih baik hindari SSD yang sangat murah. Cari SSD yang lumayan berharga, tapi kualitasnya maknyus.

Sebagai contoh untuk merek ADATA, ADATA SU650 adalah SSD tanpa Dram Cache, dan SU800 adalah SSD yang punya Dram Cache. untuk Western Digital (WD), yang WD Green adalah non DRAM, dan WD Blue dengan DRAM

Lebih Baik SSD Ber-Merk

Sudah disinggung bahwa hindari SSD Murahan yang harga 200 Ribuan. Tapi kamu juga harus berhati-hati dengan merek SSD. Pastikan merek SSD yang kamu ingin beli adalah merek terkenal, atau merek dibawah perusahaan besar. Misalkan:

Merek ADATA, Kingston, Corsair, Sandisk, Samsung, Klevv, Western Digital (V-Gen) dan lain sebagainya.

Karena SSD dengan merek terkenal biasanya mempunyai controller chip yang bagus yang nantinya sangat berpengaruh kepada perfoma SSD mu.

Liat Review SSD untuk Cek Perfoma Random Read/Write Speed

Selanjutnya adalah melihat review SSD dari reviewer. Reviewer manapun yang membahas SSD yang kamu beli atau kamu bisa lihat pada website pembanding seperti PCPartpicker dimana terdapat data SSD yang lumayan lengkap. Dari harga, keberdadaan DRAM Cache, kapastias dan kecepatan.

Itu dia tips cara memilih SSD. SSD memang merupakan drive yang wajib dimiliki bagi pengguna komputer zaman now. Tapi ingat, tidak semua SSD itu sama, ada yang kualitas jelek dan bagus jadi jangan sampai salah pilih ya!

 

Rekomendasi dari kami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × four =

Back to top button

Adblock Detected

Tolong matikan Adblock untuk mensupport kami