Gaming Opini

Pembajakan Itu Dosa Besar Atau Nggak!?

Halo guys sorry judulnya terlalu kasar. Hehee… 

Kami sebenarnya ingin menyinggung pembajakan di game. Karena menurut kami pembajakan yang paling besar dan sering terjadi itu di bidang game.

Dan kami sebelumnya ingin menggatakan kalau tulisan benar benar murni pendapat kami, serta kami tidak ingin mendeskriditkan pihak tertentu kecuali si pembajak maupun si pengguna.

Tujuan kami menulis postingan ini ialah kami hendak mendidik para gamer serta ingin menyadarkan bahwa dampak yang diberikan dari pembajakan ini sunggguh besar mulai dari sektor si pembuat, personal, hingga negara.

Munculnya pembajakan games 

Pembajakan itu sendiri merupakan kelalaian dari para developer yang mengembangkan game itu sendiri, sebab ketika game tersebut rilis, bisa jadi para pengembang tidak memikirkan kecurian produk. Sebab mereka berasumsi kalau belum ada teknologi ataupun orang yang bisa menduplikat produk mereka.

Contohnya saja game yang bersifat CD semisal games PS 1/ PS 2 ataupun game PC. Format-format didalamnya mulai dari data, aplikasi, dan lain lain ini sangat berbeda begitupula dengan algortimanya.

Sehingga seharusnya ketika melakukan duplikat biasa, ini tidak bisa dilakukan karena mereka saja yang bisa melakukan. Tapi apa daya, kreatifitas manusia mengalahkan hal tersebut. Hal ini membuat terjadi  pembajakan game yang sangat besar di game Playstation kala itu.

Untuk game PC sendiri yang memiliki format yang sama dan keamanannya hanya sekedar CD Key saja yang asumsinya bisa di copas-copas sehingga sudah jelas terjadinya pembajakan.

Setelah kejadian tersebut, sudah banyak sekali beredar toko-toko game yang menjual game bajakan. Biasanya mereka menjualnya di mall-mall yang jarang ada barang bermerek, seperti Mangga Dua, Glodok, atau ITC Mall-mall tersebut juga menjual kosol hingga aksesoris gaming.

untuk tahun sekarang ketika penulis membuat tulisan ini bahwasnya penulistidak tahu apakah masih ada atau tidak, namun nampaknya sepertinya masih ada sebab yang namanya orang cari untung dengan harga yang murah maka dapat dipastikan pasti masih adanya yang menjual games bajakan tersebut.

Padahal dalam UU ITE sudah jelas menggetakan kalau pada

UU Nomer 11 Tahun 2008 tenteng ITE pada  pasal 34 “setiap orang yang senggaja dan tanpa hak atau melawan hokum memproduksi, menjual, menggadakan untuk digunakan menggimpor, mendistribusikan, meneydiakaan atau memiliki”

sehingga secara jelas kalau mereka ini sudah melawan hokum tentunya.Usaha usaha yang sudah dilekakun oleh pemerintah menurut penulis sudah cukup bagus namun memang kurang diteggakan karena menurut asumsi penulis seperti ini “yaaa ini hanya gemes sih ngapain difokusin coba, mending sector yang lain aja kan”  sehingga menurut penulis pemerintah lebih menggatasi sector sector yang lain yang lebih penting.

Menurut penulis hal ini memang wajar saja mengingat tugas maupun PR yang ditangani pemerintah ini sangatlah banyak. Namun perlu kita ketahui bahwasnya ketika games masuk ke Indonesia bahwasnya mereka para penggembang tentu saja membayar pajak maupun biaya biaya adminsitrasi ke Negara yang dimana nantinya akan masuk ke devisa Negara.

Apalagi dengan perkembangan zaman ini sudah banyakk games games yang keluar dan rilis apalagi pasar Indonesia ini adalah pasar yang sangat mengguntungkan dimata para penggembang maka jka saja aturan pembajakan sangat diketatkan maka pemasukan dari devisi games ini sangatlah mengguntungan bagi Negara.

Berikutnya dari segi penggelolaan games sendiri bahwasnya juga sudah berusaha semakismal mungkin agar produknnya tersebut tidak bisa dibajak, contohnya saja pada playstation bahwasnya diketahui kalau dia ini ketika merilis games PS 3 yang versi FAT bahwasanya tidak bisa di bajak mengingat jenis CD yang berbeda serta keamanan data,serta penggelolaan data yang hanya bisa di baca oleh system tertentu,

namun apa daya PS 3 kala itu juga kecolongan juga yang dimana kesalahan PS 3 ini memiliki OS Linux yang membuat system PC bisa membacanya sehingga terjadi pembajakan besar besaran pada kala itu yang membuat sony ini kecolongan sekali,

namun tentu saja playstation juga tidak kapok hal ini terbukti dari munculnya PS Vita dan PS 4 yang dimana hingga tulisan ini buat hamper devicenya ini tidak bisa dibajak, kenapaa penulis bilang hamper ?sebab pada kenyataaanya memang ada kasus pembajakan yang terjadi pada dua device tersebut akan tetapi pembajakanya ini tidak sempurna dan menggurngankan dari sisi bagian bagian tertentu.

Faktor factor orang membeli games bajakan

Berbicara soal factor atau sebab yang dimana pertanyaanya ialah “kenapaa orang ini sangat gemas sekali membeli games bajakan ? berikut ini adalah fakot penyebabnya :

  1. Games bajakan lebih murah dibandingkan dengan games original

Menurut penulis hal ini sudah menjadi asumsi kalau game bajakan ini lebih murah ditimbang dengan games asli karena pada dasarnya game bajakan itu mengcopy dari games orinya sehingga sih penjual ini tingal melakukan kopas aja.

  1. Ngapain beli ori kalau udah ada bajakannya

Hal ini memang sudah menjamur di masyarakat bahwasnya mereka mempersepktif kalau sudah ada yang bajakannya ini tidak perlu membeli yang original. Menurut penulis hal ini akan membuat kebodohan yang sangat sistemik sebab hal  ini akan memebrikan dampak yang signifikan terhadap si pembuat gamesnya.Jadi ayolah harga karya orang lain dengan cara membeli games yang orginilanya.

  1. Enggak dosa kok kalau beli games bajakan

Lohh emang kata siapa engga dosa main games bajakan? Jadi sebenarnya game bajakan itu yaaa, kayak sama halnya dengan kalian mencuri karya orang lain atau melakukan plagiat atas karya orang lain. Nahhh kalau mencuri kalian tahu sendiri kan hukum agamanya gimana? Jadi masih mau bilang kalau mainin games bajakan enggak dosa?

  1. Ini kan cuma games gak usah serius

Banyak orang yang memandang kalau games ini itu hanya membuang waktu saja lalu tidak perlu dianggap serius dan lain sebagainya. Jika penulis lontarkan pernyataan “kenapaa anda main game?” analogi games ini seperti makanan yang anda konsumsi yang tentu saja bisa membawa nilai positif dan negatif.

Ketika anda memainkan game bajakan dan mengira halah ini hanya game bahwasnya perlu diinget kalau semuanya sudah diatur dalam undang undang. Masalah sepele menurut kalian pun bisa menjadi masalah besar sehingga kalian harus berhati hati.

Dampak yang diberikan ketika membeli games bajakan

  1. Banyaknya para perusahaan games yang bangkrut

Perlu kalian tahu banyak lohh perusahaan yang udah bangkrut gara gara kelilit utang, tau alasannya kenapaa? Soalnya ketika perusahaan ini ngerilis game dan game mereka ini tidak banyak penjualannya karena pembajakan , maka perusahan ini tidak mendapatkan pendapatan dari game tersebut.karena hal tersebut dapat membuat perusahaan ini tidak mampu membayar biaya operasional mereka  sehingga akhirnya mereka bangkrut.

  1. Munculah game game pay to win (p2w)

Jika kalian para gamers udah tau istilah ini yaa, nahh tau enggak munculnya istilah ini karena apa? Nah ini salah satunya yaitu membayar fitur games agar bisa menang. Sebab pikiran perusahaan ini ialah dari pada gamesnya ini bajak lebih baik mereka menggratiskan saja tetapi didalam fiturnya itu nanti para pemain bayar dehh,

maksud dari bayar di games yang gratis ini yaa gampangnya kalau kalian ingin main games terus mau kayak like a boss yaa kalian tinggal beli aja perlangkapan yang bagus misalkan gamesnya FPS maka kalian beli aja senjata yang bagus, title, armor, add on yang bagus juga nahh kalau udah beli kan kalian

udah jadi  kayak dewa dahh di games itu. Nahh makanya perusahaan lebih memilih tipe ini agar mereka ini tidak rugi dan bisa menggawasi langsung gamesnnya karena games yang menggunakan fitur ini biasanya merupakan games online.

  1. Mendidik orang untuk selalu membeli yang bajakan

Yaaa kalau kalian membeli game bajakan atau memainkanya pasti kalian bisa jadi menawarkan games tersebut ke temen kalian, saudara, keluarga dan lain sebagainya.

Hal ini udah lumurah kok terjadi karena persepsi masyarakat yaitu “kalau ada yang lebih murah ngapain beli yang mahal” nahh hal ini justru malah mendidik orang untuk selalu membeli bajakan nahh ini itu enggak bagus karena dampaknya bisa sistemik banget…

  1. Membuat para penggembang tidak percaya untuk merilis games di region tertentu

Nahh kamu tau enggak sihh bahwasnya Indonesia ini memiliki beberapa games yang tidak dimiliki seperti negera tetangga ? tau enggak alasanya kenapaa ? karena para penggembang tidak percaya dengan Negara tertentu karena keamanan produknya tersebut berpotensi dibajak.

Tapi yaa walaupun gitu memang pada kenyataanya ada games yang seharusnya enggak ada di Indonesia tapi tetap ada melalui website luar negri.

  1. Banyak terjadinya perpindahan tangan penggembangan games tertentu

Untuk kejadian ini memang biasanya sudah menjadi hal yang lumrah bagi para penggembang soalnya memang hal ini terjadi karena penggembang pertama kali yang menggerjakan proyek tersebut tidak mampu, karena kembali lagi disebabkan karena kekurangan dana itu tadi.

  1. Dan masih banyak lagi dampaknya

Solusi yang mungkin bisa diberikan

Terkait dengan solusi bahwasnya penulis hanya menawarkan satu saja yaitu kesadaran kita terhadap pembajakan itu sendiri sebab masalah ini muncul  juga karena dari diri kita sendiri yang dimana kita ini memiliki paradigma seperti yang disebutkan penulis.

Menurut penulis jika  kita memiliki paradigm bahwa pembjakan itu buruk maka menurut penulis hal ini akan menjadi positif di semua aspek.

Sehingga mari kita coba refleksikan diri, jika saja kita berada di sisi pembuat games tersebut lalu karya yang kita buat dengan susah payah, waktu yang terbuang, fikiran, usaha kerja keras serta modal yang tidak sedikit dalam membuat games itu. Ketika games itu dibajak orang lain gimana perasaan kalian? Tentu saa kalian bisa bayangkan kan ?

Menurut kami pemerintah indoensia sudah secara jelas menetapkan regulasi terkait dengan permasalahan ini, namun yang menjadi kurang ialah penegakan ataruanya tersebut serta ketidak fokusan pemerintah dalam bidang ini  mengignat tugas pemerintah ini cukup banyak sehingga mungkin saja mereka menggambil focus di bidang lain.

Namun kami sebagai para gamers meminta tolong kepada pemerintah agar setidaknya devisi games ini dapat difokusi terutama kasus pembajakanya, sebab menurut kami dunia gaming ini sangat prospek untuk membangun perekonomian bangsa.

Demikian opini kami terkait dengan pembajakan games ini, semoga kalian yang membaca ini bisa sadar serta bisa merubah gaya hidup kalian yang awalnya membeli games bajakan menjadi membeli games orginal, kami juga pernah kok memainkan games bajakan

namun setelah kami sadar akhirnya kami merubah pola piker serta merubah perilaku agar senatiasa membeli games ori. jika kalian adalah gamers maka seharusnya kalian harus memaikan games yang benar benar original. Sekian terima kasih…

Fachmi Dimas

Fachmi Dimas admin and content creator, DKM of Al Hidayah, Relawan Al Kahfi, and leader of IKRIMAH.

Rekomendasi dari kami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 − 3 =

Back to top button
Close

Adblock Detected

Tolong matikan Adblock untuk mensupport kami