Gaming Opini

(Opini Rant) Jangan Jadi Gamer Toxic! Part 1: PC Elitist

Yak, Kal ini penulis pengen ngasih tau kepada noobs sekalian bahwasannya jangan toxic sama Gamer lain. Untuk Part 1 kali ini kita akan membahas¬† tentang Sisi hardware dulu. Yak seperti PC Dan Konsol mungkin tambahan juga ke Mobile. Kal ini kita akan bahas mengapa jangan menjadi PC Elitist di Part 1 “Jangan jadi gamer toxic”

PC Elitist

PC Elitist ini kami Deskripsikan sebagai orang yang terlalu meninggi ninggikan Platform PC, dan Mengolok semua Orang yang memainkan diluar platform PC. terutama Konsol Gamer menjadi sasaran empuk para PC elitist untuk diserang dari Segi Teknis Konsol sampai game, bahkan sampai mengolok Kondisi ekonomi Individu.

PC Elitist ini biasanya menganggap dirinya Mempunyai PC yang paling hebat pada masanya, Selalu Upgrade Setiap tahun dan dapat memainkan gamenya di Visual yang paling tinggi dengan perfoma yang sangat lancar. Argumen 4k120FPS yang suka mereka lempar kepada gamer lain.

Nah, Banyak sekali Di Internet yang mengeluarkan Argumen dan meme mengenai betapa Superiornya Platform PC dan betapa cacatnya Konsol itu. Ya mungkin Kalian mendengar Meme “PC Master Race, Console Peasant”. ya meme itu banyak dipake oleh “PC elitist” untuk menyerang Gamer console. kami bahas mengenai PC Master Race di artikel ini.

Tapi Sebenernya, Meme PC Master Race awalnya dibuat sebenarnya untuk Meyinggung Para PC Gamer yang sok sokan Elitist loh. PC Master Race Meme dibuat oleh Ben “Yahtzee” Croshaw di majalah Escapist yang merujuk pada Ideologi Jerman nazi waktu dulu menanggap dirinya Ras “Glurious” dengan menciptakan “Glorious PC Master Race”. Tujuan dia itu adalah mengolok atau ngejek Player Base PC yang “Elitist” karena mereka Mengeluh saat pengrilisan Game The Witcher 1 di PC yang terpengaruh secara Negatif karena Game tersebut adalah port Konsol.

Eh Ternyata, Slogan PC MASTER RACE ini malah menjadi sebuah Slogan Utama para PC Gamer sebagai sebuah Kebanggaan karena menggunakan PC sebagai Paltform Gaming mereka, apa yang terjadi saat ini malah kebalikan dari Tujuan sih Ben Croshaw Menciptakan meme ini. dan Sampai Sekarang, PC Gamer yang baru mengenal PC master Race tidak mengetahui bahwa meme ini dulunya untuk mengolok mereka dan dijadikan slogan kebanggan.

Kembali kepada PC Elitisit. Menurut Kami PC elistist ini mengganggu sekali, karena sikap mereka yang selalu mengolok ngolok Gamer Console dengan berargumen bahWa Konsol itu Sampah, Barang yang tidak maju dan sebagainya. karena mereka mempunyai PC dengan harga mahal dan bisa kain semua game di 4k 120fps.

Padahal PC Gamer yang benar benar banyak duit Lah yang bisa beli PC Seharga Mobil dan pasti mereka mempunyai Konsol, minimal Handheld seperti nintendo Switch, karena dedikasi mereka terhadap gaming sangat tinggi dan sudah pasti dia akan memainkan semua game bagus walaupun itu Exclusive Konsol. dan Jika Bahas Ekonomi, mereka yang bisa Build PC dengan harga puluhan juta pasti punya banyak duit dan Konsol dengan harga 500 Dollar mah ga ada apa apanya buat mereka.

Sedangkan “PC Elitist” yang sering mengaung ngaungkan PC Master Race ini adalah orang yang Budgetnya hanya cukup 1 Platform, kemungkinan juga PCnya tidak jauh jauh dari Mid-End bahkan low-mid. jika PC elitist ini bacot lalu bilang dia punya PC dengan Spek tertinggi, jangan percaya. karena Penulis sendiri juga bisa bilang ke Internet kalau penulis punya Spek Komputer NASA.

tapi kalau dipikir pikir, memang iya yang diargumen oleh PC elitist itu benar? kita akan bahas Argumen Argumen PC elitist dibawah ini.

Argumen PC Elitist

Konsol itu Menahan Kemajuan Industri Gaming.

Ini Ngga Masuk Akal. Konsol yang rilis 5-6 tahun sekali pasti awal awal mempunyai Spek yang High-End atau bisa jadi lebih tinggi dibanding PC High-end pasa masanya. Nah Developer biasanya menggunakan Konsol ini sebagai “baseline” atau Patokan.

Developer game akan develop game dimana game bisa dijalanin berdasarkan kekuatan Spesifikasi si Konsol, jadi jangan sampai Developer membuat spek game ketinggian dan Konsol tidak bisa Menjalankannya. dan hal ini juga membuat batasan bagi developer agar “Mayoritas” Platform PC juga bisa mengikuti.

Kami menyinggung “Mayoritas”. Yak PC itu benar benar Dinamis, ada yang Low-end Mid end dan high-end. Komponenya juga sangat bervariasi dan si “Mayoritas” ini adalah kalangan orang dengan PC dengan Spek yang biasa biasa aja, bahkan banyak menggunakan laptop yang Speknya lebih rendah dibanding Spek Konsol. dan mereka ini memainkan game yang Popular dan gampang dijalankan seperti CSGO, DOTA 2 dan sebagainya.

jadi Konsol Menahan kemajuan Industri? lah orang mayoritas pengguna PC aja mempunyai Spek biasa biasa aja kok bahkan laptop yang Speknya lebih rendah dibanding Konsol.

Ngga percaya? Kita akan liat Data Survey yang ada pada Steam. Kita akan Mulai Dari Era Sekarang Yaitu Playstation 5 dan Xbox Series X. lalu Kita Pasang Patokan Untuk Spek PC yang lebih tinggi dibanding Konsol ini. Jika memang SPek yang lebih tinggiu dibanding PS5 ini banyak, maka memang Argumen “konsol menahan kemajuan industri:” itu betul. yok kita lihat

keterangan: Spesifiasi yang diatas Playstation 5 dan Xbox Series X adalah CPU: Diatas 8 Core dan Diatas 3.4 Ghz. GPU: RTX 2080 Keatas.

Survey Steam untuk CPU

Survey Steam untuk GPU

Yak kita bisa lihat bahwa Pengguna CPU paling banyak adalah 4 Core dengan 3.3 – 3.7 Ghz. Kalau mau disetarakan semua ke Komponen yang ada sekarang CPU 4 Core dengan Kecepatan segitu yang paling modern sekarang adalah Ryzen 3 3300x dan juga Core i3 10100. Yak Komponen CPU Tier Low-Mid.

Lalu ngomongin GPU. GPU yang paling banyak di gunakan adalah GTX 1060, GPU Mid-end Menuju Low-mid di tahun 2020-2021. yang lagi meningkat adalah pada Tier Mid adalah GTX 1070, RTX 2060 dan RTX 2070, itupun cuman berangka 0.0x%. dan banyak orang yang membeli GPU Low-Mid GTX 1650, dan Mid-end RX 580 yang mempunyai perfoma setara dengan GTX 1060.

Selain itu GPU 15 Besar, tidak ada Spek yang bisa mengalahkan Playstation 5. Bahkan GTX 1050TI masih menduduki peringkat kedua, GTX 1050TI kalah dengan Spesifikasi Playstation 4 Pro, bahkan setara dengan Playstation 4 Biasa. darimana kita taunya? kalian bisa Baca disini:

Nah jadi, Kemajuan industri mengikuti hardware Konsol itu udah benar lah, orang toh mayoritas orang yang menggunakan GPU Mid-End paling banyak. pengguna Flagship seperti GTX 1080TI, RTX 2080 TI dan besok RTX 3090 pasti cuman segelintir orang, dan kebanyakan dibawah Spesifikasi Konsol sampai mereka bisa “ngejar” di Akhir hidup di konsol PS5,XSX 5 tahun lagi.

Exclusive itu Bullshit, Mau Aja Dijadiin Budak perusahaan

Oke, kami sudah bahas lebih banyak di Artikel Stop PC Master Race. Tapi akan kami jelasakan lebih singkat.

Dalam persaingan, Pasti kamu ingin barang kamu lebih Unggul kan? tujuannya apa? agar banyak orang yang tertarik dan membeli barangmu, Nah Sony, Microsoft dan Nintendo Juga demikian lah, mereka berusaha agar orang orang mau membeli produk mereka.

Caranya apa? dengan mengeluarkan game Exclusive, Dimana Game ini hanya bisa dimainkan di Konsol yang dituju, tidak di platform lain. nah jika memang Kamu pengen main game yang Exclusive, ya kamu harus beli lah konsolnya. berati Perusahaan konsol tersebut berhasil menarik Pembeli untuk membelI produknya.

Dan kamu juga ga rugi rugi banget lah beli Konsol, toh pasti perusahaan seperti Sony akan terus memberikan banyak game exlcusive berkualitas agar kamu tetap stay pada produknya. Dan kamu bisa menikmati game game yang lain di konsol tersebut.

jadi ya menurut kami ini wajar lah ya. kalau mau lebih Teknis, PC itu lebih banyak Exclusivenya, Seperti Age Of Empires, Starcraft, Dota dan lain lain. jadi Argumen Exclusive itu Budak perusahaan ga masuk Akal!.

Konsol bertanggung Jawab Atas DLC, microtransaksi, patch, exclusivitas Game bahkan Online Berlangganan

Boy, Mungkin kamu yang mengatakan ini harus lebih jauh lihat kebelakang ya. karena sebenernua Yang harusnya bertanggung jawab itu adalah Platform PC.

DLC itu secara Teknis udah ada Dari Dulu boy. Kalau misalkan kamu lihat ada Game jadul dengan “EXPANSION”. yaa Itu DLC juga BOY, bedanya DLC itu singkatan dari “Downloadble Content” jadi kamu download Konten tambahan dari internet, sedangkan “Expansion” itu jenis DLC yang menggunakan fisik karena dulu kan Internet ga sepopuler sekarang.

Lalu Microtransaction juga berasal dari PC, Apa conthnya? World of Warcraft, MMORPG lainnya bahkan game Shooter seperti CSGO dan DOTA. Konsol cuman ngiktuin trend saja.

Terakhir PAtch. Bikin game setengah setengah aps dirilsi nanti di patch, itu juga kan awalnya dari PC, karena memang PC itu beragam komponen jadi butuh waktu untuk optimalinnya. dan trend itu juga masuk ke konsol dengan game dibuat setengah setengah akhirnya Konsol Gaming harus ikut ikutan Update lah.

Jadi Semua itu bukan dari konsol boy, dari PC.

Gara Gara Konsol, Gameplay gitu gitu aja.

kami sudah membicarkan mengapa Gameplay dari Jaman PS1 sampai sekarang kok gitu gitu aja di artikel “Lebih Penting mana, Grafik atau perfoma?” . tapi singkatnya

Gameplay itu memang dari awal hanya punya satu Genre besar, yaitu 3D. mayoritas game yang kamu mainnin itu adalah 3D, bahkan sekarang 2D sudah menjadi Genre Game biasa yang tadinya sebagai genre Besar dijaman Sebelum PS1. Ya apasih game yang cocok untuk 3D? ya gitu gitu aja seperti First person Shooter, Thirf Person perpective.

Argumen mengenai “terus Kontrol game game tuh jadi Lebih simpel gara gara Konsol Ga pake Keyboard n mouse” seperti kasus The Witcher 1 yang kontrolnya Aneh di PC.¬† yaleah, kalian bisa namatin game itu kalau kamu sudah ningkatin Status dari Progtagonist mu, apalagi gamer itu kan RPG, Grinding aja. kamunya aja malas grinding kali malah nyalahin konsol karena susah Git Gut.

Jawaban Kami untuk PC Elitist

Konsol Itu Komputer Juga

Kami sudah bahas di Artikel Stop PC Master Race, tapi kami akan ngomong lagi disini.

Konsol itu Sebenernya Komputer juga, cuman bedanya dia di desain hanya untuk Gaming saja.  Konsol itu Statis karena memang harus diproduksi secara masal dan semua konsol harus Sama dari segi Spesifikasi, makanya Konsol tidak Bisa DI Upgrade, tapi sudah dihitung Janga Hidup si konsol ini.

Kalau kamu PC Elitist yang pake laptop Gaming dan sebagainnya, sebenernya laptop gamingmu tuh ga ada bedanya dengan Konsol. Laptop udah mahal, yang bisa diupgrade cuman Ram dan Spek mereka Statis. Kamu ahrus ganti Seluruh Laptop kalo mau “Upgrade”

Jangan koar koar Konsol itu Cacat, Kamu aja kali ga ada Budget lebih

Kami singgung kan orang yang punya Flagship yang PCnya berpuluh bahkan rautan juta itu kemungkinan orang yang Tajir atau memang dia Dedikasi ke Gaming tinggi. mereka jelas punya Budget lebih untuk beli konsol.

Jika kamu yang budgetnya pas pas pasan ya paling kamu hanya punya sebatas Mid-End atau 1080p gaming RIG. bahkan mungkin PC mu lebih rendah dibanding Konsol? aduh Kurang kurangin deh ya.

Khusus PC elitist Indonesia, Bajakan itu Salah

nah ini khusus Gamer PC elitist di indonesia, “Kan di PC enak bisa bajakan, gratisan” yaelah kalau PC enthusiast atau Real PC gamer yang “Elit” pasti beli gamenya, orang mereka PCnya juga Mahal banget, pasti malu lah kalo main bajakan. Bahkan ROMnya Emulator yang kamu download itu juga Bajakan. Jadi kalu memang mau Pake Emulator, BELI GAMENYA DULU!.

Berati yang ngomong gini mah Budgetnya pas pasan, cuman bisa Ngolok Konsol karena Ga punya Uang lagi untuk beli konsol.

Yaa PC itu pasti lebih Superior dan lebih dinamis, Tapi Biarin Lah orang main di Konsol. Ga ada urusannya sama lu.

Yak kami tau, PC itu lebih DInamis, Bisa Mod, Pake Mouse dan Keyboard, Speknya bisa apa aja dan sebagainya, cuman untuk Gaming doang mah buat apa sih mikirin gitu? toh Konsol Gamer juga main di Konsolnya kan karena mau have fun doang sama gamenya, kalian juga main game doang kan bedanya main Di PC.

Kurang kurangin Argumen sampah di internet dah ya

PC akan Selalu punya game dengan Grafis Yang Terbaik. Tapi Super Mario bukan game Jelek kan?

PC akan Selalu emmpunyai Grafis dan perfoma tertinggi karena Mereka Dinamis dan komponenya selalu berganti setiap tahun, tapi apakah Game seperti Supper Mario dan Legend Of Zelda itu jelek karena Grafis dia itu Kartunis, cuman 720p dan 30FPS? NGGA BOY!

Bahkan Legend of Zelda Breath of the Wild Menjadi Game Of The Year Mengalahkan Wolfenstein II, Nier Automata, Resident Evil 7 dengn grafis yang Memukau. karena apa? grafis itu cuman salah satu “Pengalaman” dalam bermain game, Karena masih banyak Unsur lain untuk bisa mencapai “Kepuasan”. jadi grafis itu Bukan segalanya.

Memang kami pernah menyebutkan di artikel kami yangf berjudul….. kami bilang lebih baik kamu Mainin grafik dibanding perfoma karena Gameplay game itu ga ada bedannya. tapi itu berlaku bagi game yang mempunyai gameplay yang bagus, Story yang mantap dan sebagainya. kalau grafis gamemnya memukau tapi gameplaynya jelek, dan Storynya boring, ya ga mencapai kepuasan lah.

Ingat! Main online di PC itu lebih susah karena Cheater, Di Konsol Bersih Cheater

Karena sangking Dinamisnya PC ini, Malah banyak orang yang menggunakan Prgram pihak ketiga atau Program untuk mengubah Struktur Game agar bisa dibuat Cheating. Cheating ini benar benar merugikan banget untuk Develoepr dan Playerbasenya sendiri. Cheater ini orang orang yang ga suka dengan kekalahan, gampang nyerah terhadap tantangan. Kalau di game saja udah nyerah, gimana mau FIghting di Dunia Nyata? duhh

dan cheater ini susah banget dibendung, karena memang ada beberapa orang yang cuman pengen ganggu orang lain doang, atau memang mau menang sendiri. bagaimana dengan Konsol? tidaka da cheater dong

Karena konsol itu Statis dan mereka Softwarenya itu Lock dan ga bisa diinstall program apa apa, Cheating di konsol itu mustahil. Kalau misalkan emang ada orang yang ngubah Firmware Konsolnya agar bisa install program cheating, pasti bakal ketauan cepat sama Menufaktur konsol.

jadi.. apakah PC itu tidak ada kelemahan?

60 FPS memang lebih baik, tapi 30 FPS Itu Playable. 4K memang lebih baik tapi 720p masih bisa terlihat jelas.

Konsol sendiri juga punya Game yang 60FPS, terutama Game FPS yang membutuhkan Akurasi yang bagus. dan konsol gamer tau 60 FPS lebih baik. dan kamu yang PC elitistr juga tau bahwa FPS tinggi itu lebih baik, tapi apakah 30 FPS itu Ngga Playable?

30FPS itu Minimal Frame Per Second agar game itu Layak dimainkan, dan itu menjadi target minimum para developer agar lebih mementingkan Visual dibanding perfoma karena memang konsol itu Hardware statik. jadi 30 FPS itu Playable, tapi memang 60 FPS lebih baik. jadi ga ada salahnya 30FPS selagi bisa dimainin.

Kami menulis lengkap Artikel mengapa mentingin Visual Dibanding Perfoma disini

Derajat Kalian PC Elitist sama kaya Konsol Fanboy, Kalian BUKAN YANG TERBAIK!

Terakhir adalah Derajat Kalian Sama saja dengan Konsol Fanboy bahkan lebih parah. Konsol Fanboy mungkin apa sih yang mau disombongin paling Exclusive dan mereka sadar kok konsol mereka itu ngga kuat kuat amat. Tapi PC elitist sombong dan kadang beberapa ada yang muna.

PC Elitist Selalu beragumen jika ada trailer game di Sony atau microsoft dengan kata kata “Gua Bakal beli di PC aja karena Grafisnya lebih mantap….. dan bisa diBajak”…… BOY! nih ya, pertama kita ga peduli kamu mau main di PC apa kek, yang penting gamenya berkualitas atau ngga. kedua. YA BELI LAH GAMENYA! MASA BAJAKAN. katanya PC elit punya Spek tinggi ya ngga?

jadi, Stop lah jadi gamer Toxic dengan menjadi PC Elitist, kita semua gaming kok, cuman beda di pemilihan Paltform aja. semuanya sama aja.

Rekomendasi dari kami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 + fourteen =

Back to top button

Adblock Detected

Tolong matikan Adblock untuk mensupport kami