Gaming Info

Karena Resesi Harga Game Steam Naik?

Karena Resesi Harga Game Steam Naik?

Belakangan ini berbagai media sering menyoroti masalah ekonomi global yaitu masalah resesi yang akan terjadi pada tahun 2023. Salah satu faktor penyebabnya adalah karena pandemi Covid-19 yang kemarin dialami oleh seluruh dunia.

Baru-baru ini dikabarkan bahwa Steam selaku platform penyedia layanan games terbesar di dunia memperbarui kebijakan mereka terhadap harga games yang dijual di platform mereka.

Dilansir pada laman Steamcommunity, mereka menjelaskan bahwa ketika postingan ini dibuat, Steam akan menerapkan kebijakan rekomendasi “Regional Pricing”. Arti dari kebijakan ini ialah harga games dari masing-masing negara akan berbeda.

Untuk Indonesia sendiri sepertinya cukup parah Noobs. Hal ini dikarenakan pada laman yang sama, Indonesia Rupiah (IDR) dari harga lama misalnya Rp.249.000 menjadi Rp.449.999 atau naik sebanyak 80%. Dan bahkan, sepertinya Rupiah lah yang terkena imbas dari kebijakan ini.

Tentu saja hal ini membuat para gamers akan mengeluarkan budget yang lebih untuk membeli games di Steam.

Akan tetapi Noobs, realisasi ini sebenarnya belum penuh dilaksanakan. Hal ini dikarenakan Valve masih memberikan kesempatan pada pengembang atau developer untuk menentukan harga dari games mereka.

Namun, hingga tulisan ini dibuat, tidak diketahui apakah para pengembang akan benar-benar mengambil harga “Pricing Regional”. Karena secara umum seluruh mata uang di Steam ini memang naik. Ada yang ekstrim hingga 80% seperti Indonesia dan ada juga yang hanya naik sedikit seperti jepang dengan mata uang Yen.

Jika memang kebijakan ini dibuat dan para developer akan mengikuti aturan dari pricing dari Steam, maka gamers di Indonesia akan mengeluarkan budget yang lebih untuk bisa membeli games di Steam yang bahkan harganya bisa sampai 2 kali lipat lebih mahal.

BACA JUGA!

Cara Memindahkan Games Steam ke HDD Eksternal atau Partisi Lainnya

Akhirnya Activision Punya Page Sendiri di Steam!

Menurut penulis sendiri jika Steam benar-benar menerapkan kebijakan ini, maka gamers Indonesia diperkirakan akan melakukan beberapa tindakan seperti:

1. Beralih dari Steam dimana mereka tidak akan membeli games lagi di sana, melainkan di kompetitor mereka seperti Epic Games Store.

2. Para gamers Indonesia akan berlangganan ke EA Play, Xbox Games Pass dan sejenisnya karena diianggap lebih murah.

3. Para gamers akan mengakalinya dengan cara membeli games di Steam luar negri yang bukan regional aslinya. Salah satu contohnya Steam Argentina yang tutorialnya bisa kalian lihat disini.

Itu dia Noobs berita mengenai kebijakan terbaru Steam terkait harga games di platform mereka.

Ya semoga para gamers termasuk di Indonesia bisa mendapatkan yang terbaik dah dari hal ini.

Fachmi Dimas

Fachmi Dimas admin and content creator, DKM of Al Hidayah, Relawan Al Kahfi, and leader of IKRIMAH.

Rekomendasi dari kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Tolong matikan Adblock untuk mensupport kami