Gaming News

Hacker Pembocoran Gameplay GTA 6 Diinvestigasi FBI

3 hari yang lalu, gamers digegerkan dengan timbulnya video 1 jam berisi “Alpha Build” dari game yang paling ditunggu-tunggu yaitu GTA 6. Ini merupakan leak terbesar yang pernah dialami oleh developer game. Dan developer itu adalah Rockstar Games.

Rockstar Games mengonfirmasi bahwa data mereka telah dibobol dan leak tersebut betul adanya. Mereka sangat kecewa terhadap kejadian ini. Tapi Rockstar meyakinkan kepada gamers bahwa proyek GTA selanjutnya tidak akan dibatalkan atau dibuat ulang. Akan terus dilanjutkan sampai selesai.

3 hari lalu, hacker ini merilis video GTA 6 “Alpha Build” yang memperlihatkan aset-aset GTA 6 yang masih sangat belia. Aset tersebut belia karena grafiknya masih sangat buruk, bahkan orang bilang kalau GTA 6 akan mirip dengan GTA V secara grafik. Selain itu, ditampilkan juga salah 3 karakter protagonis yang ternyata terkonfirmasi salah satunya adalah wanita Latina yang bernama Lucia.

Selain itu, yang juga dileak adalah mekanisme pada saat protagonis merampok sebuah minimarket dan lain sebagainya. Tidak hanya itu, hacker mengklaim dia punya “Source Code” untuk GTA V dan GTA 6.

Hal ini membuat Rockstar bergerak dengan menginvestigasi siapa hacker yang berani membocorkan data mereka yang paling rahasia. Take Two sebagai perusahaan induk Rockstar bergerak dengan FBI dan Uber untuk mencari si hacker.

Pada blog website Uber, pihak Uber mengatakan: “Ada juga laporan selama akhir pekan bahwa aktor yang sama ini melanggar pembuat video game Rockstar Games”. Lalu diikuti dengan pernyataan: “Kami berkoordinasi erat dengan FBI dan Departemen Kehakiman AS mengenai masalah ini dan akan terus mendukung upaya mereka”.

Ternyata si hacker yang membocorkan gameplay GTA 6 Rockstar juga pernah ngehack data pejabat Uber, Ride Superapp macam Grab dan GoJek.

Uber mengatakan juga bahwa grup hacker ini punya hubungan erat dengan peretasan ini, karena grup tersebut akhir-akhir ini juga melakukan aksi hacking kepada perusahaan teknologi raksasa seperti Microsoft, Nvidia dan Samsung.

Wah ternyata hacker yg leak data Rockstar punya hubungan erat dengan peretasan di perusahaan lain sehingga mereka pun bekerja sama denga FBI untuk mengupas tuntas kasus ini agar tidak terjadi hal yang serupa. Mudah- mudahan sang hacker bisa diadili.

Baca juga berita mengenai video games hanya di Legion Noob ID.

Rekomendasi dari kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − 8 =

Back to top button

Adblock Detected

Tolong matikan Adblock untuk mensupport kami