Gaming Info

Belajar Sejarah dari Video Game? Emang Bisa??

Video game kerap dianggap sebagai hal buruk oleh banyak orang tua khususnya di Indonesia. Hal ini ga lepas dari keterkaitan antara rasa malas belajar akibat terlalu asyik dalam bermain game. Karena hal ini lah banyak dari orang tua yang melarang anaknya bermain game ataupun memberikan batasan-batasan kepada anak dalam bermain game. kali ini kami akan menuliskan artikel yang berjudul belajar sejarah dari video game

Namun apakah benar-benar video game itu selalu buruk. Meski memang ga bisa dipungkiri jika game bisa membawa efek negatif, tapi bukan berarti video game tidak memiliki dampak positif. Salah satunya adalah belajar sejarah dari video game. Mungkin hal ini terkesan aneh sebab pada umumnya belajar sejarah dianggap hanya bisa dilakukan dengan membaca buku dan sejenisnya. Namun jika ditelisik lagi, video game bisa menjadi media bagi orang awam untuk mengenal dunia sejarah.

Gambar 1.1 Tampilan menu awal dari game Age of Empires II

Caranya?? Mudah saja. Game-game seperti Age of Empires, Civilization, bahkan Call of Duty mampu menawarkan berbagai informasi terkait sejarah. Contohnya adalah game Age of Empires seri apapun dimana dalam game tersebut menawarkan berbagai jenis peradaban atau negara yang tentunya memuat berbagai informasi mengenai sejarah. Informasi ini dibungkus dalam segmen penayangan singkat mengenai sejarah bangsa tersebut ataupun dalam gameplay tersebut yang menawarkan visualisasi dari berbagai pertempuran historis yang pernah ada seperti Pertempuran Tours, dll.

Gambar 1.1 Salah satu bagian dari game AoE II yang menyediakan daftar penjelasan mengenai peradaban yang pernah eksis di dunia

Dari hal tersebut sudah sangat jelas jika video game mampu mengenalkan bagi orang awam mengenai ilmu sejarah meski tentu saja perlu dipelajari lebih lanjut pada berbagai literatur yang memiliki kredibilitas yang sangat tinggi seperti buku ataupun jurnal. Namun tidak dapat dipungkiri jika video game tersebut bisa meningkatkan gairah lebih bagi para pemainnya untuk lebih lanjut mempelajari sejarah. Hal ini menimpa saya sebagai penulis dari artikel ini dan beberapa rekan saya yang tercebur dalam kolam rasa ingin tahu akan sejarah setelah memainkan game-game bertema sejarah seperti yang disebutkan di atas.

Tidak terbatas pada hal di atas saja, topik ini bahkan sudah diangkat menjadi sebuah penelitian oleh beberapa mahasiswa sejarah di Turki yang termuat dalam artikel dengan judul History-Themed Games in History Education: Experiences on a Blended World History Course. Dalam artikel tersebut terdapat bagian yang sangat menarik yaitu hal-hal apa yang bisa didapatkan dari bermain game bertema sejarah. Mulai dari kemampuan untuk melakukan trial and error, mendapatkan pengetahuan mengenai interkonektivitas mengenai aspek-aspek seperti kondisi geografis, politik dan ekonomi hingga mampu mengambil perspektif dari peristiwa masa lalu ke masa sekarang.

Gambar 1.2 Salah satu mode dari game AoE II yang menyediakan pilihan pertempuran secara historis

Namun hal ini juga beriringan dengan hal negatif yang termuat di dalam game bertema sejarah. Tentunya ini berkaitan dengan inakurasi yang termuat di dalam game tersebut contohnya seperti yang ada di game Age of Empire II. Salah satunya adalah saat kampanye menggunakan William Wallace dalam Pertempuran Falkirk. Di game AoE II, Wallace digambarkan memenangkan peperangan tersebut meski sebenarnya ia mengalami kekalahan. Selain masalah inakurasi, pada umumnya game ini akan memakan waktu lama untuk menyelesaikan satu misi pertempuran. Memang hal ini cukup relatif sehingga tidak full buruk, namun tidak menutup kemungkinan akan membuat rasa jengah bagi para pemain sehingga menghilangkan minat untuk melanjutkan game tersebut. Selain itu, jika ternyata respon yang diberikan sebaliknya maka hal ini memungkinkan untuk membuat masalah baru yaitu dengan orang tua. Jelas, para orang tua pasti akan melakukan komplain terhadap video game karena dianggap menyita waktu anaknya untuk melakukan hal yang bagi mereka sia-sia.

Jadi kesimpulannya adalah video game bertema sejarah sangatlah menarik untuk dikembangkan. Hal ini tentunya berkaitan dengan metode pembelajaran sejarah agar tidak melulu menggunakan metode konvensional. Meski demikian, bukan berarti pembelajaran sejarah digantikan 100% dengan video game karena sumber yang paling valid adalah literatur-literatur sejarah yang tersedia di berbagai perpustakaan ataupun sumber digital lainnya yang sudah memenuhi kualifikasi. Dan semoga saja video game bertema sejarah bisa terus berkembang dan membuat minat masyarakat umum pada sejarah dapat meningkat khususnya di kalangan anak muda.

Rekomendasi dari kami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 + nine =

Back to top button

Adblock Detected

Tolong matikan Adblock untuk mensupport kami